Di Jerman, unggah foto makanan adalah pelanggaran hak cipta

Merdeka.com – Banyaknya pengguna gedget saat ini, berakibat juga pada adanya kebiasaan-kebiasaan baru yang dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya adalah memfoto makanan dan di unggah di media sosial, seperti Twitter, Facebook, maupun Instagram.
Kebiasaan tersebut biasanya bertujuan untuk memberitahu teman-teman Anda, sedang di mana dan makanan apa yang dimakan. Di Indonesia sendiri, hal semacam itu merupakan kebiasaan yang wajar dan tidak merugikan siapapun. Tetapi tidak demikian jika di Jerman.
Seperti dilansir dari Uber Gizmo, di Jerman, Anda bisa saja dianggap melanggar hak cipta jika mengambil foto makanan tanpa izin. Menurut artikel di Jerman, makanan yang disajikan di sana telah diatur dan dianggap sebagai karya seni. Sehingga, Anda harus izin sang koki jika ingin mengambil gambar dan mengunggah ke media sosial.
Peraturan di Jerman tersebut terutama berlaku di restoran mewah, di mana konsep makanan yang disajikan adalah sebuah bentuk seni tersendiri. Pengunjung tidak boleh mengambil foto makanan seenaknya sendiri seperti di Indonesia. Apa lagi, jika restoran tersebut memasang pemberitahuan agar pengunjung tidak mengambil foto makanan di sana.
Kita pasti berpikir, mengapa ada peraturan seperti itu? Ya, sepertinya karya seni orang lain memang harus kita hargai, begitu juga dengan peraturan di negara lain.
Kita semestinya bersyukur masih tinggal di Indonesia yang membolehkan masyarakatnya mengunggah foto apapun di media sosial. Tetapi, hati-hati jika suatu saat Anda akan pergi ke Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *