Seru, Menginap Ala Suku Indian di Apache Camp Batu

Gambar : Ngadem.com

Ketika berbicara mengenai Suku Indian, apa yang pertama terlintas di benak kamu? Orang yang menggunakan topi dengan banyak bulu alias warbonnet? Bertahan hidup dengan cara berburu atau bertani dan seringkali berpindah tempat? Ya, itu semua tepat sekali tapi jangan lupakan juga bahwa suku Indian memiliki ciri khas lain, khususnya dalam  tempat tinggal.

Tempat tinggal suku Indian terbagi menjadi tiga dan biasanya dibuat berdasarkan cara mereka bertahan hidup. Misalkan saja bagi suku Indian yang bertahan hidup dengan cara berburu akan membuat sebuah rumah atau tenda berbentuk kerucut yang rangkanya terbuat dari kayu dan dindingnya dari kulit bison atau kulit kayu.  Rumah ini dikenal dengan nama Tepee.

Biasanya, kamu melihat atau mengetahui ciri-ciri dari  suku Indian hanya melalui film atau berita. Kini, di Batu, Malang, tepatnya komplek Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, kamu dapat merasakan hidup layaknya suku Indian.

Adalah Apache Camp, di mana kamu bisa merasakan tinggal di dalam hutan dan tidur di tenda kerucut, seperti rumah Tepee Suku Indian. Saat siang dan malam hari, kamu dapat mendengar suara gemericik dari air terjun Coban Talun. Keluar dari tenda, kamu bisa menghirup udara yang masih segar dan merasakan sejuknya cuaca di Batu.  Kapan lagi kamu bisa merasakan suasana seperti ini di perkotaan?

Sensasi Berbeda Menginap di Tenda Tepee,Suku Indian

Bahkan, di dalam tenda Tepee ala Apache Camp Malang yang memiliki ukuran 4×4 meter persegi tersebut, kamu dimanjakan dengan fasilitas yang lengkap, seperti: televisi, toilet, beberapa laci, kursi dan tempat tidur. Namun, saat sedang berlibur, siapa sih yang rela tidak menjelajah objek wisata dan malah memilih menghabiskan waktunya di dalam penginapan ? Saya harap itu bukanlah kamu, ya….

Jika tertarik untuk menginap di Apache Camp, kamu harus menyediakan dana Rp500.000,-dengan maksimal empat orang di dalam tenda Tepee . Harga tersebut cukup terjangka ya dengan fasilitas yang digunakan, makan siang dan malam, apalagi jika kamu bisa patungan bersama teman-teman.

Lain halnya jika solo traveler, anggaran untuk menginap satu malam seharga Rp500.000,- mungkin cukup memberatkan diri. Namun, jangan khawatir, karena kamu masih bisa menemukan berbagai hotel murah di Batu. Meskipun tempat menginapya tidak terlalu dekat, jika kamu menginap dari alun-alun Kota Batu, jarak tempuh menuju Apache Camp adalah  30 menit jikalau lancar.

Meskipun tidak menginap di Apache Camp, kamu masih memotret Kampung Indian  yang memiliki lahan seluas 1.500 meter persegi tersebut. Kamu cukup membayar tiket masuk seharga Rp7.500,- dan bidiklah setiap spot yang menarik di Apache Camp.

Aktivitas dan Fasilitas yang Disediakan Apache Camp

Selain tempat penginapan seperti  tenda Tepee , fasilitas yang disedikan oleh pengurus Apache Camp, di antaranya kafe, mushola, kamar mandi, dan taman bunga . Harap diperhatikan, jangan sampai demi mendapakan foto yang keren, kamu harus sampai merusak bunga-bunga yang ada di Taman Bunga. Taman bunga yang ada di Apache Camp ditanami panca warna dan unga peacock yang begitu lebat dan tinggi.

Jika semua spot yang ada di dalam Apache Camp sudah kamu abadikan. Silakan coba berjalan ke wisata lainnya di Coban Talun. Ada beberapa wisata lainya selain Rumah Indian, seperti: Air terjun, Hutan Pinus, dan Dam Brantas.

Bagaimana Akses Jalan Menuju Apache Camp?

Lokasi Kampung Indian atau Apache Camp tidaklah jauh dari pusat kota dan mudah dijangkau. Untuk menuju Kampung Indian, kamu memiliki dua alternatif rute jalan. Jalan pertama melalui Jalan Bukit Berbunga yang mana kamu akan sampai dalam waktu 22 menit. Dan terakhir melalui Jalan Indragiri yang memakan waktu lebih lama dari rute pertama yakni 32 menit.

Yang pasti, dari arah Kota Batu atau Malang, kamu dapat mengambil jalan menuju Selecta. Sesampainya di Selecta belok kiri dan lurus. Tiga meter dari pertigaan Selecta, kamu sudah bisa melihat papan arah menuju Kampung Indian, Batu. Dan, bersiap-siaplah karena sebelum sampai kamu harus melewati jalanan yang berkelok-kelok dan naik turun.

Apache Camp Cocok Untuk Tempat Foto Prewedding

Selain tempat untuk menginap, Apache Camp atau Kampung Indian merupakan tempat yang sangat direkomendasikan,  jika kamu ingin melakukan prewedding di sana. Apalagi dengan tema kostum bergaya bohemian, cocok sekali dengan tempatnya.

Sudah menentukan, kapan waktu yang tepat untuk traveling ke Kota Batu dan mencoba sehari menjadi suku Indian? Agar keuangan tetap sehat, sebaiknya siapkan dana liburan enam bulan sebelumnya dan carilah transportasi dan akomodasi dengan harga bersahabat. Untuk booking hotel murah di Batu Malang, kamu dapat mempercayakannya untuk memesan hotel di reservasi.com yang dapat diakses melalui website ataupun aplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *